Karakteristik Perkembangan Emosi Anak Usia Dini dalam Kegiatan Bermain di Kelas
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik perkembangan emosi anak usia dini dalam kegiatan bermain di kelas serta peran guru dalam membantu anak mengelola emosinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang dilaksanakan di KB Riyadhul Qori’ah dengan subjek penelitian sebanyak 5–8 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan catatan anekdot, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emosi anak usia dini muncul secara spontan dalam kegiatan bermain, seperti marah, sedih (menangis), dan senang, terutama saat terjadi interaksi dengan teman sebaya. Dalam menghadapi kondisi tersebut, guru berperan aktif dengan memberikan ruang bagi anak untuk mengekspresikan emosi, mengajak anak berdiskusi, memberikan pendampingan melalui sentuhan afektif, serta menggunakan metode yang menyenangkan seperti lagu untuk menanamkan perilaku positif. Dengan demikian, kegiatan bermain menjadi sarana yang efektif dalam mengembangkan kemampuan emosional anak apabila didukung oleh peran guru yang tepat dan responsif.
Referensi
Aisyah, S., & Rahmawati, D. (2021). Pengelolaan emosi anak usia dini dalam kegiatan pembelajaran. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 120–128.
Bastian, A. B. F. M., & Anggraeni, W. (2021). Optimalisasi Pemanfaatan Media Instagram Dalam Meningkatkan Hubungan Orangtua Dan Sekolah Di Kelompok Bermain Al-Azkia Purwokerto. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 128-142.
Basyiroh, I., Ramdani, C., & Padmi, F. N. (2023). Bermain pasir untuk anak sering menangis. Banun: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 18–22.
Berk, L. E. (2013). Child development (9th ed.). Boston: Pearson Education.
Denham, S. A. (2006). Social-emotional competence as support for school readiness. Early Education and Development, 17(1), 57–89.
Faruki, M., & Ngaisah, S. (2024). Peningkatan Nilai Sikap Kebhinekaan Melalui Model Pembelajaran Value Clarification Technique di SMKN 4 Kota Tangerang Selatan. Teacher Professional Education Journal, 1(01), 23-28.
Fauziah, N., & Nurhasanah, E. (2022). Peran guru dalam mengembangkan kemampuan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 45–53.
Herdiyana, R., Lestari, R., & Bahrum, M. (2023). Psikologi Perkembangan Sosial terhadap Emosional pada Anak Usia Dini. Banun: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini.
Huliyah, M., Muhtadi, D., Imroatun, I., & Bastian, A. B. F. M. (2024). Teacher readiness and institutional support in raudatul atfal: descriptive analysis of independent curriculum implementation. Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 196-207.
Hurlock, E. B. (2013). Perkembangan anak. Jakarta: Erlangga.
Jayanti, E., & Rijal, M. R. (2024). Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Matematika tentang Konsep Pecahan pada Siswa Kelas III MI. Teacher Professional Education Journal, 1(02), 67-74.
Mamduhah, A., & Rijal, M. R. (2025). Pengaruh Metode Edutainment Terhadap Keaktifan Belajar dan Hasil Belajar Siswa pada Materi Malaikat dan Tugasnya di Kelas 2 SDN Jatibaru I. Teacher Professional Education Journal, 2(01), 1-9.
Mashar, R. (2011). Emosi anak usia dini dan strategi pengembangannya. Jakarta: Kencana.
Morrison, G. S. (2012). Early childhood education today. Boston: Pearson.
Multazam, A., & Qodir, A. (2024). Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas III pada Materi Salat Sunah Rawatib dengan Metode Problem Solving di MIS Nurul Falah 1 Mekarjaya. Teacher Professional Education Journal, 1(01), 7-16.
Musyarofah, D., & Qodir, A. (2025). Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar PAI Peserta Didik Materi “Meraih Kesuksesan Dengan Kompetisi Dalam Kebaikan dan Etos Kerja “Kelas X SMK PGRI Lemahabang Tahun Pelajaran 2024/2025. Teacher Professional Education Journal, 2(01), 43-51.
Octaviani, N., Rijal, M. R., & Hilmiyati, F. (2026). Peran Kepemimpinan Sekolah dalam Mendorong Inovasi Pembelajaran dan Peningkatan Kualitas Pendidikan. Teacher Professional Education Journal, 3(01), 28-32.
Papalia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. D. (2009). Human development (11th ed.). New York: McGraw-Hill.
Ramdani, C., & Wijaya, P. K. (2025). HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN EMOSI DENGAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI 5-6 TAHUN. Al Hanin, 5(2).
Ramdani, C., Basyiroh, I., Hikmah, D., & Monalisa, M. (2026). Konstruksi Kepercayaan Diri Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Intervensi Pedagogis Guru. Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 11(1), 213-226.
Ramdani, C., Tanjung, A., Windiastuti, E., & Arifin, Z. (2025). School Leaders’ View: Pemanfaatan AI di Pendidikan Anak Usia Dini. Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 10(2), 751-772.
Santrock, J. W. (2011). Perkembangan anak. Jakarta: Erlangga.
Suyadi. (2010). Psikologi Belajar Anak Usia Dini. Yogyakarta: Pedagogia.
Yusuf, S. (2012). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Yusup, A., Qodir, A., & Ramdani, C. (2026). Penguatan Nilai Spiritual Dan Moral Melalui Pembelajaran Kontekstual Di Era Modern. Teacher Professional Education Journal, 3(01), 23-27.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dina Fitriani, Eni Nuraeni, Dede Hikmah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
