Banun: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
https://journal.albadar.ac.id/index.php/BANUN
<p>Banun Journal: The term Banun which comes from Arabic which means child is a Journal of the PIAUD Study Program which focuses on Early Childhood education. This journal is a peer-reviewed journal that aims to facilitate the exchange of high-quality research results in various aspects of early childhood education.</p> <p>This journal covers various studies and research analyzes related to early childhood education. Several aspects studied include the development of moral and religious values, physical motor development, social emotional development, cognitive development, language development, artistic and creative development, child care, PIAUD management institutions, early childhood development assessments, child development psychology, child empowerment, learning strategies, games as educational tools, learning media, innovation in early childhood education, as well as various other fields related to Early Childhood Islamic Education.</p> <p><strong>E-ISSN</strong> <strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20231118291015915">3031-268X</a>, P-ISSN <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20240109411194513">3032-209X</a></strong></p>Prodi PIAUD STAI Al Badar Cipulus Purwakartaid-IDBanun: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini3032-209XFenomena Pengunduran Anak dari PAUD Tanpa Pemberitahuan Implikasi Terhadap Reputasi Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini
https://journal.albadar.ac.id/index.php/BANUN/article/view/402
<p>Fenomena pengunduran anak dari Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tanpa pemberitahuan resmi merupakan tantangan signifikan terhadap reputasi dan keberlanjutan institusi. Penelitian ini menginvestigasi penyebab mendasar dari pengunduran tersebut dan implikasinya terhadap citra serta integritas operasional lembaga PAUD. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini berfokus pada persepsi guru, dinamika komunikasi dengan orang tua, dan alasan spesifik pengunduran diri tanpa pemberitahuan di PAUD Bina Bangsa, khususnya di wilayah RT 10. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru dan orang tua, serta observasi partisipatif terhadap interaksi guru-orang tua. Temuan awal menunjukkan bahwa lemahnya saluran komunikasi antara lembaga dan orang tua, ditambah dengan penyebaran informasi negatif yang tidak terverifikasi, menjadi kontributor utama pengunduran diri ini. Studi ini menyoroti kebutuhan kritis bagi lembaga PAUD untuk membina komunikasi yang transparan, menyediakan edukasi berkelanjutan bagi orang tua, dan secara proaktif mengelola citra publik mereka guna menjaga kepercayaan dan memastikan keberlanjutan pendidikan anak. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman interaksi kompleks antara keterlibatan orang tua, komunikasi institusional, dan manajemen reputasi dalam konteks pendidikan anak usia dini, menawarkan wawasan praktis untuk meningkatkan ketahanan institusional dan keterlibatan komunitas.</p>Dinda Ayu Nurhaliza
Hak Cipta (c) 2026 Dinda Ayu Nurhaliza
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-182026-06-184118Anak Gifted dengan Keterbatasan Sosial Emosional dan Motorik Halus pada Anak Usia Dini
https://journal.albadar.ac.id/index.php/BANUN/article/view/406
<p>Penelitian ini membahas dinamika perkembangan anak usia dini yang tergolong gifted namun mengalami keterbatasan dalam aspek sosial emosional dan motorik halus. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus terhadap seorang anak berusia 3 tahun di PAUD Tunas Bangsa, penelitian ini menganalisis ketimpangan antara kemampuan akademik tinggi dengan rendahnya interaksi sosial dan kemandirian motorik. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis kolaborasi antara guru dan orang tua, serta pendekatan emosional yang konsisten, mampu meningkatkan keterampilan sosial, empati, dan kemandirian anak. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pendidikan anak usia dini melalui pengembangan model psikopedagogis yang menyeluruh dan adaptif terhadap kebutuhan individual anak gifted. Kesimpulan menekankan pentingnya pengasuhan yang seimbang, serta desain pembelajaran inklusif yang mempertimbangkan dimensi sosial dan fisik, tidak hanya aspek kognitif semata.</p>Nadia JulyantiZahrina Amelia
Hak Cipta (c) 2026 Nadia Julyanti, Zahrina Amelia
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-182026-06-1841915Studi Kasus Permasalahan Dalam Pembelajaran Matematika Anak Usia Dini Terkait Pengenalan Pra Matematika dan Matematika AUD Di TK Nurul Iman
https://journal.albadar.ac.id/index.php/BANUN/article/view/407
<p>Pembelajaran matematika pada anak usia dini (AUD) merupakan fondasi penting dalam perkembangan kognitif mereka. Artikel ini membahas permasalahan yang sering dihadapi dalam pengenalan pra-matematika dan operasi bilangan di kalangan anak-anak. Berdasarkan hasil observasi di TK Nurul Iman, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, ditemukan bahwa anak-anak mengalami kesulitan dalam memahami konsep dasar matematika, yang disebabkan oleh kurangnya minat, metode pengajaran yang tidak variatif, dan perbedaan kemampuan individu. Penelitian menunjukkan bahwa pengalaman belajar yang menyenangkan dan interaktif dapat meningkatkan minat anak terhadap matematika. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih kreatif dan variatif dalam pengajaran matematika, termasuk penggunaan alat peraga menarik dan permainan edukatif. Dengan demikian, diharapkan anak-anak dapat lebih mudah mengenal dan memahami konsep matematika sejak dini, serta meningkatkan kemampuan logis dan pemecahan masalah mereka. Artikel ini juga menekankan pentingnya peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, sehingga anak merasa aman dan termotivasi untuk belajar.</p>Torang Siregar
Hak Cipta (c) 2026 Torang Siregar
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-182026-06-18411631Menganalisis Metode Pengembangan Sosial Emosi Anak Usia Dini di RA Al-Muthmainnah
https://journal.albadar.ac.id/index.php/BANUN/article/view/536
<p>Perkembangan sosial emosional anak usia dini merupakan aspek penting yang berpengaruh terhadap kemampuan interaksi, pengelolaan emosi, dan kesiapan belajar anak. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kendala seperti rendahnya kemampuan berinteraksi dan kontrol emosi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode pengembangan sosial emosional anak usia dini di RA Al-Muthmainnah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru RA yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi untuk menjaga validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengembangan sosial emosional dilakukan secara integratif melalui pendekatan individual, pembelajaran berbasis bermain, pembiasaan, serta komunikasi intensif antara guru dan orang tua. Pendekatan bertahap dalam menghadapi separation anxiety, strategi personal dalam menangani emosi anak, serta rutinitas yang konsisten terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional anak. Kesimpulannya, metode yang fleksibel, adaptif, dan kolaboratif antara sekolah dan keluarga memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini secara optimal.</p>Zahra NatasaEni Nuraeni
Hak Cipta (c) 2026 Zahra Natasa, Eni Nuraeni
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-182026-06-18413239Basic Emoction dan Macam-Macam Emosi pada Anak Usia Dini
https://journal.albadar.ac.id/index.php/BANUN/article/view/537
<p>Perkembangan emosi merupakan salah satu aspek penting dalam pertumbuhan anak usia dini yang berpengaruh terhadap perilaku dan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep <em>basic emotion</em> serta macam-macam emosi pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif analitis melalui pengkajian berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emosi dasar seperti senang, sedih, marah, takut, jijik, dan terkejut telah dimiliki sejak lahir dan berkembang seiring dengan kematangan serta faktor lingkungan. Pemahaman terhadap emosi anak sangat penting bagi orang tua dan pendidik dalam mengoptimalkan perkembangan emosional anak.</p>afrida sitiEni Nuraeni
Hak Cipta (c) 2026 afrida siti, Eni Nuraeni
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-182026-06-18414046Karakteristik Perkembangan Emosi Anak Usia Dini dalam Kegiatan Bermain di Kelas
https://journal.albadar.ac.id/index.php/BANUN/article/view/538
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik perkembangan emosi anak usia dini dalam kegiatan bermain di kelas serta peran guru dalam membantu anak mengelola emosinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang dilaksanakan di KB Riyadhul Qori’ah dengan subjek penelitian sebanyak 5–8 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan catatan anekdot, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emosi anak usia dini muncul secara spontan dalam kegiatan bermain, seperti marah, sedih (menangis), dan senang, terutama saat terjadi interaksi dengan teman sebaya. Dalam menghadapi kondisi tersebut, guru berperan aktif dengan memberikan ruang bagi anak untuk mengekspresikan emosi, mengajak anak berdiskusi, memberikan pendampingan melalui sentuhan afektif, serta menggunakan metode yang menyenangkan seperti lagu untuk menanamkan perilaku positif. Dengan demikian, kegiatan bermain menjadi sarana yang efektif dalam mengembangkan kemampuan emosional anak apabila didukung oleh peran guru yang tepat dan responsif.</p>Dina FitrianiEni NuraeniDede Hikmah
Hak Cipta (c) 2026 Dina Fitriani, Eni Nuraeni, Dede Hikmah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-182026-06-18414752Analisis Komprehensif Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Melalui Internalisasi Nilai-Nilai Religius di KB Riyadhul Qori’ah Sindang Panon Kecamatan Bojong
https://journal.albadar.ac.id/index.php/BANUN/article/view/541
<p>Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi mendalam terhadap fenomena pengembangan sosial emosional anak usia dini di lingkungan pendidikan berbasis Islam, khususnya di KB Riyadhul Qori’ah, Desa Sindang Panon, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta. Urgensi penelitian ini didasari oleh semakin kompleksnya tantangan karakter anak di era digital yang menuntut keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kematangan emosional. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus selama satu semester akademik. Data dihimpun melalui observasi partisipatif yang intensif, wawancara naratif bersama pengelola dan guru, serta studi dokumentasi kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KB Riyadhul Qori’ah menerapkan model pengembangan sosial emosional yang terintegrasi dengan nilai-nilai agama Islam (Integrated Religious-Social-Emotional Model). Model ini mencakup pengenalan literasi emosi, latihan empati melalui kegiatan sosial, dan penguasaan regulasi diri dalam bingkai akhlakul karimah. Temuan kunci mengungkapkan bahwa sinergi antara budaya lokal Sunda dan nilai religius menjadi katalisator utama dalam mempercepat kemandirian dan keterampilan interaksi sosial anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan aspek sosial emosional yang dilakukan secara konsisten melalui metode pembiasaan dan keteladanan mampu membentuk fondasi karakter yang resilien bagi anak didik.</p>Nurlela LelaEni Nuraeni
Hak Cipta (c) 2026 Nurlela Lela, Eni Nuraeni
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-182026-06-18415360Pengenalan Konsep Dasar Pengembangan Sosial Emosional Pada Anak Usia Dini Di KB Siru Shibyan Kecamatan Bojong Kabupaten Purwakarta
https://journal.albadar.ac.id/index.php/BANUN/article/view/539
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam mengenai pengenalan konsep dasar pengembangan sosial emosional pada anak usia dini di KB Siru Shibyan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta. Pengembangan aspek sosial emosional merupakan fondasi krusial bagi anak untuk berinteraksi dengan lingkungan dan mengelola diri sendiri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif selama tiga bulan, wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan pendidik, serta dokumentasi kurikulum dan kegiatan harian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KB Siru Shibyan menerapkan pengembangan sosial emosional melalui integrasi kurikulum yang berfokus pada lima kompetensi inti: kesadaran diri, manajemen diri, kesadaran sosial, keterampilan berelasi, dan pengambilan keputusan bertanggung jawab. Implementasi dilakukan melalui tiga pilar utama: keteladanan pendidik yang konsisten, pembiasaan rutin berbasis nilai lokal-religius, serta kegiatan bermain kooperatif yang terstruktur. Kendala utama yang ditemukan adalah adanya diskoneksi pola asuh antara sekolah dan rumah serta keterbatasan media stimulasi emosi yang variatif. Kesimpulannya, pengenalan konsep sosial emosional di lembaga ini telah berjalan secara holistik, namun memerlukan penguatan sinergi dengan orang tua melalui program edukasi keluarga guna menjaga kesinambungan perkembangan anak.</p>Ia MarwatiEni Nuraeni
Hak Cipta (c) 2026 Ia Marwati, Eni Nuraeni
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-182026-06-18416167Kecerdasan Majemuk pada Anak Usia Dini
https://journal.albadar.ac.id/index.php/BANUN/article/view/540
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kecerdasan majemuk pada anak usia dini serta implikasinya dalam pembelajaran. Konsep kecerdasan majemuk yang dikemukakan oleh Howard Gardner menegaskan bahwa setiap anak memiliki potensi kecerdasan yang beragam dan tidak dapat disamaratakan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif analitis melalui pengkajian berbagai sumber literatur berupa buku dan jurnal ilmiah yang relevan pada rentang tahun 2021–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi kecerdasan pada anak usia dini yang dipengaruhi oleh faktor bawaan, stimulasi, dan lingkungan. Pengembangan kecerdasan majemuk memerlukan strategi pembelajaran yang variatif, berbasis bermain, dan berpusat pada anak, serta didukung oleh lingkungan yang kondusif. Penerapan kecerdasan majemuk memberikan dampak positif terhadap perkembangan anak, seperti meningkatnya rasa percaya diri, kemampuan sosial, kreativitas, dan motivasi belajar. Dengan demikian, pendekatan kecerdasan majemuk sangat penting diterapkan dalam pendidikan anak usia dini untuk mengoptimalkan potensi anak secara menyeluruh.</p>iis maryamEni Nuraeni
Hak Cipta (c) 2026 iis maryam, Eni Nuraeni
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-182026-06-18416891Analisis Filosofis Pendidikan Karakter Anak Usia Dini: Perspektif Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi
https://journal.albadar.ac.id/index.php/BANUN/article/view/542
<p>Pendidikan karakter pada anak usia dini menjadi isu yang semakin penting dalam menghadapi tantangan moral di era modern, seperti krisis nilai dan pengaruh globalisasi. Namun, kajian yang membahas pendidikan karakter secara mendalam dari perspektif filosofis masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan karakter anak usia dini berdasarkan perspektif ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten (<em>content analysis</em>) berbasis studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara ontologis, pendidikan karakter merupakan proses pembentukan manusia sebagai makhluk bermoral yang berlandaskan nilai. Secara epistemologis, pengetahuan karakter diperoleh melalui integrasi sumber agama, budaya, dan ilmu pengetahuan yang dibangun melalui pembiasaan, keteladanan, dan pengalaman. Secara aksiologis, pendidikan karakter bertujuan membentuk individu yang berintegritas serta memberikan manfaat bagi kehidupan sosial, serta memiliki relevansi tinggi dalam konteks pendidikan modern. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat kajian filosofis pendidikan karakter serta menawarkan pendekatan integratif yang dapat digunakan sebagai dasar pengembangan praktik pendidikan karakter yang lebih komprehensif.</p>Syifa Aulia RohmahEni Nuraeni
Hak Cipta (c) 2026 Syifa Aulia Rohmah, Eni Nuraeni
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-182026-06-184192100