Analisis Komprehensif Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Melalui Internalisasi Nilai-Nilai Religius di KB Riyadhul Qori’ah Sindang Panon Kecamatan Bojong
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi mendalam terhadap fenomena pengembangan sosial emosional anak usia dini di lingkungan pendidikan berbasis Islam, khususnya di KB Riyadhul Qori’ah, Desa Sindang Panon, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta. Urgensi penelitian ini didasari oleh semakin kompleksnya tantangan karakter anak di era digital yang menuntut keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kematangan emosional. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus selama satu semester akademik. Data dihimpun melalui observasi partisipatif yang intensif, wawancara naratif bersama pengelola dan guru, serta studi dokumentasi kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KB Riyadhul Qori’ah menerapkan model pengembangan sosial emosional yang terintegrasi dengan nilai-nilai agama Islam (Integrated Religious-Social-Emotional Model). Model ini mencakup pengenalan literasi emosi, latihan empati melalui kegiatan sosial, dan penguasaan regulasi diri dalam bingkai akhlakul karimah. Temuan kunci mengungkapkan bahwa sinergi antara budaya lokal Sunda dan nilai religius menjadi katalisator utama dalam mempercepat kemandirian dan keterampilan interaksi sosial anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan aspek sosial emosional yang dilakukan secara konsisten melalui metode pembiasaan dan keteladanan mampu membentuk fondasi karakter yang resilien bagi anak didik.
References
Aisyah, Siti. (2018). Perkembangan dan Konsep Dasar Pengembangan Anak Usia Dini. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.
Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development. American Psychologist Journal, 34(6), 513-531.
Faza, A. B. (2019). Metodologi Pengembangan Living Hadits dalam Pendidikan Islam. Jurnal Penelitian Agama, 20(1), 142-159.
Goleman, Daniel. (2015). Emotional Intelligence: Kecerdasan Emosional, Mengapa EI Lebih Penting Daripada IQ. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Hayati, N., & Putro, K. Z. (2021). Bermain dan Permainan dalam Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 10(1), 50-62.
Hurlock, Elizabeth B. (2013). Perkembangan Anak Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
Imroatun, I., Bastian, A. B. F. M., Imoy, S., Pandini, F. D., & Santoso, F. S. (2024). Pengenalan literasi keagamaan melalui metode kreatif dan interaktif untuk anak usia dini. Ulumuddin: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 14(2), 137-150.
Kostelnik, M. J., et al. (2014). Developmentally Appropriate Curriculum: Best Practices in Early Childhood Education. Pearson Education.
Kostelnik, M. J., Soderman, A. K., & Whiren, A. P. (2014). Developmentally Appropriate Curriculum: Best Practices in Early Childhood Education. New Jersey: Pearson Education.
Lubis, R. (2019). Pengembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Melalui Metode Bermain Peran. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 15-28.
Madinah, D., & Setiawan, R. (2025). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar PAI Melalui Metode Card Sort pada Materi Ibadah Haji dan Qurban Siswa Kelas V SDN Gempolkarya I Kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang. Teacher Professional Education Journal, 2(01), 20-29.
Minarti, A., & Apud, A. (2024). Penerapan Cooperatif Learning Tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Akidah Akhlak pada Siswa Kelas II MI. Teacher Professional Education Journal, 1(02), 61-66.
Mulyasa, E. (2012). Manajemen PAUD. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nurmalitasari, F. (2015). Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini. Jurnal Buah Hati, 2(2), 103-112.
Pratiwi, W. (2017). Konsep Dasar Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak, 2(1), 55-65.
Ramdani, C., & Wijaya, P. K. (2025). HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN EMOSI DENGAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI 5-6 TAHUN. Al Hanin, 5(2).
Ramdani, C., Basyiroh, I., Hikmah, D., & Monalisa, M. (2026). Konstruksi Kepercayaan Diri Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Intervensi Pedagogis Guru. Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 11(1), 213-226.
Ramdani, C., Tanjung, A., Windiastuti, E., & Arifin, Z. (2025). School Leaders’ View: Pemanfaatan AI di Pendidikan Anak Usia Dini. Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 10(2), 751-772.
Rohana, A., & Hilmiyati, F. (2025). Peningkatan Pemahaman pada Materi Rukun Iman Melalui Mata Pelajaran PAI dan Budi Bekerti dalam Penerapan Model Inquiry Terbimbing Peserta Didik (PTK di Kelas I SDN Balonggandu I Kecamatan Jatisari Kab. Karawang Provinsi Jawa Barat). Teacher Professional Education Journal, 2(01), 52-64.
Rohmatullah, R., & Muhtarom, A. (2024). Penerapan Model Discovery Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar PAI Materi Mari Melaksanakan Sholat pada Siswa Kelas IV SD. Teacher Professional Education Journal, 1(02), 47-54.
Sari, D. P. (2020). Pola Asuh Orang Tua terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak. Jurnal Educhild: Pendidikan dan Sosial, 9(1), 30-40.
Suherman, S., & Shalihah, S. (2024). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Materi Indahnya Saling Menghargai Melalui Penerapan Metode Pembelajaran Mind Mapping pada Siswa Kelas V SD. Teacher Professional Education Journal, 1(02), 55-60.
Sujiono, Yuliani Nurani. (2013). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Indeks.
Susanto, Ahmad. (2011). Perkembangan Anak Usia Dini: Pengantar dalam Berbagai Aspeknya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Wahyuni, S. (2018). Stimulasi Perkembangan Sosial Emosional Melalui Keteladanan Guru. Jurnal Golden Age, 2(02), 78-88.
Yusuf, S. (2017). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: PT Remaja
Yusuf, Syamsu. (2017). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Yusup, A., Qodir, A., & Ramdani, C. (2026). Penguatan Nilai Spiritual Dan Moral Melalui Pembelajaran Kontekstual Di Era Modern. Teacher Professional Education Journal, 3(01), 23-27.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurlela Lela, Eni Nuraeni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
